SINERGITAS PEMERINTAH DAERAH DAN KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA MINUMAN KERAS BERALKOHOL OPLOSAN

Ernawati, . (2020) SINERGITAS PEMERINTAH DAERAH DAN KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA MINUMAN KERAS BERALKOHOL OPLOSAN. Skripsi thesis, Universitas Pancasakti Tegal.

[img] Text
Skripsi Ernawati.pdf

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK ERNAWATI, 5116500068, SINERGITAS PEMERINTAH DAERAH DAN KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA MINUMAN KERAS BERALKOHOL OPLOSAN Penggunaan minuman beralkohol di Semarang cukup memprihatinkan berdasarkan data dari Dit Reserse Narkoba Polrestabes Semarang tahun 2016- 2018 terdapat 25 kasus penggunan miras diantaranya tersangka 15 orang laki-laki, dan 3 orang perempuan, dan dilakukan berdasarkan umur 14-60 tahun, untuk pengedar terdapat 6 tersangka dan terdapat 9 pengguna miras. Dalam hal ini tentunya miras bukan lagi masalah yang sepele, untuk itu diperlukan kerjasama antara pihak Kepolisian, lembaga pendidik, lembaga masyarakat untuk memberantas tindak pidana minuman keras tersebut. Berdasarkan hal tersebut maka penelitian ini ingin mengetahui bagaimana penanggulangan tindak pidana minuman keras beralkohol oplosan yang dilakukan oleh Polrestabes Semarangsebagai aparat penegak hukum. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah faktor-faktor penyebab penggunaan minuman keras beralkohol oplosan di Semarang dan bagaimana penanggulangan tindak pidana minuman keras beralkohol oplosan oleh Polrestabes Semarang. Metode penelitian, penulis menggunakan penelitian bersifat yuridis empiris, teknik pengumpulan data dengan melalui wawancara dan studi pustaka. Analisis data dilaksanakan secara deskriptif kualitatif dengan mengelompokkan data dan menyeleksi data yang diperoleh dari penelitian dengan bertitik tolak pada permasalahan kemudian hasilnya disusun secara sistematis sehingga memperoleh data yang kongkrit. Hasil penelitian mengenai faktor pengggunaan minuman keras beralkohol oplosan sendiri adalah karena faktor minuman itu sendiri, karena seseorang apabila sudah mendapatkan kenikmatan dari penggunaan miras itu sendiri maka ia akan terus menggunakan karena kandungan miras dapat mengakibatkan candu sama halnya dengan narkoba. Berikutnya yaitu faktor individu yakni kurangnya pengetahuan, kurangnya iman, dan sifat yang labil dapat mudah sekali terpengaruh akan hal-hal yang negatif seperti halnya menggunakan miras. Faktor lingkungan tempat tinggal, yakni lingkungan yang bebas, yang mayoritas masyarakatnya mengkonsumsi miras lambat laun orang tersebut akan ikut mencoba dan akhirnya dijadikan sebuah kebiasaan, didukung dengan faktor keluarga yakni keluarga yang broken home dan kurang harmonis, sehingga kurangnya perhatian orang tua terhadap anak akan mudah sekali terjerumus ke hal negatif tersebut. Sinergitas Polrestabes Semarang dalam upaya menanggulangi hal tersebut adalah dengan upaya pre-emtif, preventif, dan represif. Upaya pre-emtif yakni dengan cara melakukan penyuluhan ke sekolah, masyarakat, membuat baliho, spanduk dan lain-lain. Upaya preventif yakni dengan cara melakukan patroli, pengawasan, dan melakukan razia ditempat-tempat tertentu. Sedangkan untuk represif yakni melakukan penegakan hukum terhadap pengedar atau pengguna berdasarkan peraturan yang ada. Kata kunci: Minuman Beralkohol, Minuman Oplosan, Kepolisian, Tindak Pidana ===================================================================================================== ABSTRACT ERNAWATI, 5116500068, LOCAL GOVERNMENT AND POLICE SYNERGITY IN MANAGEMENT OF HARD CRIMINAL DRINKING CRIME DRINKING The use of alcoholic drinks in Semarang is quite alarming based on data from the Semarang Police Drug Investigation Directorate in 2016-2018 there were 25 cases of alcohol use including 15 suspected men, and 3 women, and carried out based on the age of 14-60 years, there were 6 dealers the suspect and there are 9 alcoholic users. In this case, alcohol is certainly no longer a trivial matter, for this reason collaboration between the Police, teaching institutions and community institutions is needed to eradicate the liquor crime. Based on this, this study wants to find out how to deal with the crime of adulterated alcoholic drinks made by Semarang Police as a law enforcement officer. The formulation of the problem in this research are the factors that cause the use of mixed alcoholic alcoholic beverages in Semarang and how to counteract the criminal acts of alcoholic alcoholic liquors by Semarang Police. The research method, the author uses empirical juridical research, data collection techniques through interviews and literature study. Data analysis was carried out in a qualitative descriptive manner by grouping data and selecting data obtained from research with a starting point at the problem then the results were arranged systematically so as to obtain concrete data. The results of research on the use of alcoholic alcohol mixed with the factor itself is due to the factor of the drink itself, because if someone already gets pleasure from the use of alcohol itself, he will continue to use because the alcohol content can lead to opium as well as drugs. Next, the individual factors namely lack of knowledge, lack of faith, and unstable nature can be easily affected by negative things such as using alcohol. Environmental factors, namely a free environment, the majority of people who consume alcohol will gradually try and eventually become a habit, supported by family factors namely broken home family and less harmonious, so that the lack of parental attention to children will be easy once dropped into that negative thing. The synergy of the Semarang Polrestabes in an effort to overcome this is through pre-emptive, preventive and repressive efforts. Pre-emptive efforts namely by conducting counseling to schools, communities, making billboards, banners and others. Preventive efforts namely by patrolling, monitoring, and conducting raids in certain places. As for repressive law enforcement against dealers or users based on existing regulations. Keywords: Alcoholic Beverages, Oplosan Beverages, Police, Criminal Acts

Item Type: Karya Ilmiah (Skripsi)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Ernawati .
Date Deposited: 17 Feb 2020 03:22
Last Modified: 17 Feb 2020 03:22
URI: http://repository.upstegal.ac.id/id/eprint/1165

Actions (login required)

View Item View Item