PENGARUH PROSES CARBURIZING DENGAN SERBUK TULANG SAPI TERHADAP KEKUATAN MEKANIK BAJA ST 37 PADA PEMBUATAN BAUT E-BOLT PENARIK KAWAT BAJA

Fatchurrozy, Arief (2020) PENGARUH PROSES CARBURIZING DENGAN SERBUK TULANG SAPI TERHADAP KEKUATAN MEKANIK BAJA ST 37 PADA PEMBUATAN BAUT E-BOLT PENARIK KAWAT BAJA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS PANCASAKTI TEGAL.

[img] Text
SKRIPSI ARIEF FATCHURROZY.pdf

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Arief Fatchurrozy,2020 Pengaruh Proses Carburizing Tulang Sapi Terhadap Kekuatan Mekanik Baud E-Bolt Penarik Kawat Baja,Teknik Mesin Fakultas Teknik UNIVERSITAS PANCASAKTI TEGAL. Perkembangan dunia industri yang semakin maju, mendorong para pelaku dunia industri untuk meningkatkan kebutuhan penggunaan dari hasil pengerasan baja yang dibutuhkan konsumen. Perkembangan teknologi terutama dalam pengerasan logam pada besi.logam besi sebagai unsur dasar dengan beberapa elemen lainya,termasuk karbon.kandungan uns matur karbon dalam baja berkisar 0,3% -1,5%.penelitian ini bertujuan mengetahui nilai kekerasan karbon dengan media serbuk tulang sapi terhadap proses heatretmen dengan pengujian uji tarik dan uji lengkung dengan proses quenching pada suhu 900℃ selama 120 menit dan carburizing pada suhu 900℃ selama 120 menit dengan penahanan 60 menit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan penelitian specimen dibagi menjadi 3 uji ,3 specimen uji kekerasan digunakan standar JIS 2243, 3 specimen uji tarik digunakan standar JIS Z 2241 dan 3 specimen uji lengkung digunakan standar JIS Z2248 .bahan yang digunakan baja S 37C dengan karbon 0,42% ,penambahan serbuk tulang sapi,media pendingin coolant.oli sae 40 dan air laut.Alat yang digunakan mesin bubut ,jangka sorong,mistar baja,dapur pemanas,box karburizing,mesin uji tarik dan bending dan mesin uji kekerasan brinel.sebelum uji tarik dan lengkung baja diproses carburizing terlebih dahulu dengan suhu 900℃ selama 120 menit dipenahana selama 60 menit.dalam tungku pemanas. Hasil dari proses uji kekerasan raw material dengan rata rata 128 HB yang belum proses heatreatmen,sedangkan specimen yang memiliki nilai kekerasa yang sudah melaui proses yaitu pada media oli sae 40 dengan nilai kekerasan rata rata 176 HB,media air laut memiliki nilai rata -rata 232 HB,sedangkan untuk specimen dengan media coolant meiliki rata rata 158HB,untuk uji tarik memiliki nilai rata rata dengan media pendingn yang berbeda yaitu nilai rata rata uji tarik media coolant 508 N/mm²,uji tarik media pendingin oli sae 40 ,691,67 N/mm²,uji tarik media pendingi air laut nilai rata rata 751,33 N/mm² ,dan uji bending dengan media pendingin coolant memiliki nilai rata rata 860 N/mm²,uji bending dengan media air laut 1149 N/mm²,uji bending media pendingin oli 1200 N/mm². Kata kunci : carburizing,uji kekerasan,uji tarik ======================================================================================================== ABSTRACT Arief Fatchurrozy, 2020 Effects of the Carburizing Process of Cattle Bone on the Mechanical Strength of Baud E-Bolt., Mechanical Engineering, Faculty of Engineering, PANCASAKTI UNIVERSITY, TEGAL. The development of the increasingly advanced industrial world, encourages the players of the industrial world to increase the need for use of the results of hardening of steel needed by consumers. Technological developments, especially in the hardening of metals in iron. Iron metal as a basic element with several other elements, including carbon. The unsaturated carbon content in steel ranges from 0.3% to 1.5%.This study aims to determine the value of carbon hardness with bovine bone media to the heatretment process by tensile testing and curvilinear testing with a quenching process at 900 ℃ for 120 minutes and carburizing at 900 ℃ for 120 minutes . The method used in this research is the research specimen is divided into 3 tests, 3 hardness test specimens are used JIS 2243 standard, 3 tensile test specimens are used JIS Z 2241 standard and 3 arch test specimens are used JIS Z2248 standard. Materials used are S 37C steel with S 37C steel 0.42% carbon, addition of bone bone powder, coolant media.oli sae 40 and sea water.Tools used are lathes, calipers, steel bar, kitchen heater, carburizing box, tensile and bending testing machines and brinel hardness testing machines . before the tensile test and curvature of the steel is processed carburizing beforehand with a temperature of 900 ℃ for 120 minutes. The results of the raw material hardness test process with an average of 128 HB that have not yet been heat-treated, while the specimens that have a hardness value that has gone through the process are on oil sae 40 media with an average hardness value of 176 HB, seawater media has an average value of 232 HB, while for specimens with coolant media have an average of 158HB, for tensile tests have an average value with a different cooling media that is the average value of the 508 N / mm² coolant media tensile test, the tensile test of oil coolers at 40, 691.67 N / mm², tensile test of seawater pendingi media average value of 751.33 N / mm², and bending test with coolant cooling media has an average value of 860 N / mm², bending test with seawater media 1149 N / mm², bending test of cooling media 1200 N / mm² oil. Keywords: carburizing, hardness test, tensile test

Item Type: Karya Ilmiah (Skripsi)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Arief Fatchurrozy
Date Deposited: 19 Feb 2020 06:25
Last Modified: 19 Feb 2020 06:25
URI: http://repository.upstegal.ac.id/id/eprint/1289

Actions (login required)

View Item View Item