ANALISA MATA PISAU PENCACAH LIMBAH ORGANIK DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN BAJA ST 41

FADILLAH, ERWIN (2020) ANALISA MATA PISAU PENCACAH LIMBAH ORGANIK DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN BAJA ST 41. Skripsi thesis, Universitas Pancasakti Tegal.

[img] Text
SKRIPSI ERWIN FADILLAH 6415500029.pdf

Download (3MB)
[img] Text
SKRIPSI ERWIN FADILLAH 6415500029.pdf

Download (3MB)

Abstract

ERWIN FADILLAH.2020 “ANALISA MATA PISAU PENCACAH LIMBAH ORGANIK DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN BAJA ST 41” Teknik Mesin Universitas Pancasakti Tegal. Kemajuan bidang perindustrian tidak dapat dipisahkan dari perkembangan industri logam. Studi pengelolaan logam menjadi sangat penting untuk menghasilkan logam yang berkualitas baik. Perlakuan panas (heat treatment) suatu logam atau paduannya adalah proses pemanasan logam padat dan paduannya sampai temperatur tertentu (heating). Setelah dilakukan proses pemanasan diperlukan proses pendinginan (quenching) dengan media pendingin air colant, air garam, dan oli SAE 40 dengan rasio 1 liter untuk masing-masing media quenching. Tujuan dari perlakuan panas adalah untuk memperoleh kondisi, sifat-sifat mekanik antara lain pengujian kekerasan, keausan, lengkung suatu logam dan paduannya sesuai yang dihendaki. Tujuan penelitian ini mengetahui material mata pisau pada mesin pencacah limbah organik dengan pack carburizing paduan antara serbuk arang batok kelapa 80% dan serbuk kerang laut 20% pada suhu 875 ℃ dengan media quenching oli SAE 40, air coolant dan air garam, terhadap kekerasan bahan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen penelitian dengan menggunakan bahan baja ST 41. Proses pack carborizing paduan antara serbuk arang batok kelapa 80% dan serbuk kerang laut 20% pada suhu 875 ℃ dengan media quenching air coolant dan air garamterhadap uji kekerasan, keausan dan lengkung bahan. Nilai rata dari pengujian kekerasan tertinggi terdapat pada pengujian air garam memiliki kekerasan sebesar 199,33 HB. pengujian kekuatan lengkungan tertinggi terdapat pada pengujian air garam memiliki kekuatan lengkung yang paling besar yaitu 1112,69 N/mm² dan pengujian keausan tertinggi terdapat pada pengujian air garam yaitu 0,00037 mm³/kg. Kata Kunci : Baja ST 41, pack carburizing, quenching, uji kekerasan, uji keausan, uji lengkung.

Item Type: Karya Ilmiah (Skripsi)
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Depositing User: Adyatiek Retno Arum
Date Deposited: 19 Feb 2020 06:34
Last Modified: 19 Feb 2020 06:34
URI: http://repository.upstegal.ac.id/id/eprint/1291

Actions (login required)

View Item View Item