KAJI EKSPERIMENTAL AC SPLIT MENGGUNAKAN SINGLE OUTDOOR DENGAN DOUBLE EVAPORATOR MENGGUNAKAN REFRIGERANT 22

Aqqilni, Muhammad Khamdan (2020) KAJI EKSPERIMENTAL AC SPLIT MENGGUNAKAN SINGLE OUTDOOR DENGAN DOUBLE EVAPORATOR MENGGUNAKAN REFRIGERANT 22. Skripsi thesis, Universitas Pancasakti Tegal.

[img] Text
SKRIPSI MUHAMMAD KHAMDAN AQQILNI.pdf

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Muhammad Khamdan Aqqilni “Kaji Eksperimental AC Split Menggunakan Single Outdoor Dengan Double Evaparator Menggunakan Refigerant 22“ Laporan Proyek Akhir Jenjang Strata I, Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Pancasakti Tegal 2020. Manusia selalu membutuhkan udara yang nyaman agar dapat beraktifitas dengan optimal. Kenyamanan ruangan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti temperatur, kelembaban, sirkulasi serta kebersihan udara. Untuk menghasilkan udara yang nyaman manusia melakukan banyak upaya diantaranya dengan pengaturan ventilasi, pencahayaan, dan pengkondisian udara ruangan. Salah satu jenis alat pengkondisian udara diberi nama Air conditioning (AC), berfungsi memindahkan kalor dari dalam keluar ruangan atau sebaliknya. Sebagai contoh pada daerah bertemperatur rendah seperti di Eropa AC digunakan sebagai pemanas ruangan. Sedangkan pada daerah bertemperatur tinggi AC digunakan sebagai penyejuk udara dan pengontrol uap air. Air conditioning (AC) beroprasi menggunakan energi listrik, besarnya energi listrik yang digunakan tergantung pada kapasitas kompressor yang digunakan (Arismunandar, 1981). Dalam Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan memaparkan secara jelas hasil ekperimen terhadap pengujian, kemudian hasil analisis datanya di dasarkan pada angka-angka hasil perhitungan hasil uji prestasi AC . Pada metode ini varibel-variabel dikontrol, sehingga sedemikian rupa, mungkin mempengaruhi dapat dihilangkan. Perlakuan tersebut mengenai hasil analisa pengaruh pemasangan evaporator tunggal, seri, dan paralel terhadap konsumsi daya dan beban pendinginan. (Ruistiyah, 2001) Dari setiap pengujian rangkaian AC, maka dapat diketahui nilai COP terendah berada pada rangkaian AC Tunggal 3,337kJ/kg dan Seri 3,181kJ/kg. Untuk nilai COP tertinggi berada pada rangkaian AC Paralel 5,974kJ/kg. Sementara untuk daya listrik terendah, berada pada rangkaian AC instalasi paralel 5,894 watt. Dan untuk nilai Daya listrik terbesar berada pada rangkaian AC instalasi Tunggal 871,81 watt. Kata Kunci : Mesin Pendingin, Double Evaporator, COP, Konsumsi Listrik ================================================================================================== ABSTRACT Muhammad Khamdan Aqqilni"Assess Experimental Air Conditioner Split Using Single Outdoor With Double Evaporator Using Refrigerant 22" Final Project Report for the Strata I Level, Mechanical Engineering, Faculty of Engineering, Pancasakti University Tegal 2020. Humans always need comfortable air to be able to do optimal activities. Room comfort is influenced by several factors such as temperature, humidity, circulation and air cleanliness. To produce comfortable air, humans make a lot of efforts including the arrangement of ventilation, lighting, and air conditioning of the room. One type of air conditioning device is named Air conditioning (AC), serves to move heat from inside the room or vice versa. For example in low temperature areas such as in Europe AC is used as heating. Whereas in high temperature areas the air conditioner is used as air conditioning and steam control. Air conditioning (AC) operates using electrical energy, the amount of electrical energy used depends on the capacity of the compressor used (Arismunandar, 1981). In this study using the experimental method by clearly describing the results of experiments on testing, then the results of data analysis are based on the figures resulting from the calculation of AC achievement test results. In this method the variables are controlled, so that in such a way, maybe the influence can be eliminated. The treatment is about the results of the analysis of the effect of installing a single, series, and parallel evaporator on power consumption and cooling load. (Ruistiyah, 2001) From each AC circuit test, the lowest COP value can be found in the Single 3,337kJ/kgand Series AC series3,181kJ/kg. For the highest COP value in the Parallel AC series5,974kJ/kg. While for the lowest electrical power, parallel AC installations5,894 watt. And for the largest electric power value in the Single Installation AC series871,81 watt. Keywords: Cooling Machine, Double Evaporator, COP, Electricity Consumption

Item Type: Karya Ilmiah (Skripsi)
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Muhammad Khamdan Aqqilni
Date Deposited: 24 Feb 2020 05:30
Last Modified: 24 Feb 2020 05:30
URI: http://repository.upstegal.ac.id/id/eprint/1345

Actions (login required)

View Item View Item