KEDUDUKAN HUKUM HEREDITAS PETITIO DALAM SENGKETA TANAH WARIS PADA PERKARA NOMOR: 0675/Pdt.G/2014/PA.Tg

Annaji, Muhammad Arif (2020) KEDUDUKAN HUKUM HEREDITAS PETITIO DALAM SENGKETA TANAH WARIS PADA PERKARA NOMOR: 0675/Pdt.G/2014/PA.Tg. Skripsi thesis, Universitas Pancasakti Tegal.

[img] Text
01. Muhammad Arif Annaji.pdf

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK Annaji, Muhammad Arif. Kedudukan Hukum Hereditas Petitio dalam Sengketa Tanah Waris Pada Perkara Nomor: 0675/Pdt.G/2014/Pa.Tg. Skripsi. Tegal: Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum, Universitas Pancasakti Tegal. 2020. Setiap ahli waris berhak menuntut dan memperjuangkan hak warisnya menurut Pasal 834 KUH Perdata yang mana seorang ahli waris berhak menuntut upaya segala apa saja yang termasuk harta peninggalan si meninggal diserahkan padanya berdasarkan haknya sebagai ahli waris (heriditatis petito). Permasalahan di atas menuntut pihak pengadilan sebagai penengah untuk menyelesaikan perkara sengketa warisan tersebut berdasarkan hukum perdata. Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengkaji kedudukan hukum hereditas petitio dalam sengketa tanah waris pada perkara nomor: 0675/Pdt.G/2014/PA.Tg, (2) untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam menentukan putusan penyelesaian sengketa tanah waris pada perkara nomor: 0675/Pdt.G/2014/PA.Tg. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan penelitian hukum normatif. Sumber data utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan metode pengumpulan data studi pustaka. Metode analisis data yang digunakan adalah metode kualitatif dianalisa secara deduktif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa: 1) Kedudukan hukum hereditas petitio dalam sengketa tanah waris pada putusan nomor: 0675/Pdt.G/2014/PA.Tg merupakan ahli waris golongan pertama, yaitu keluarga sedarah dalam garis lurus ke bawah si pewaris, yang meliputi suami, istri dan keturunan. Para Penggugat menganggap objek sengketa 1 merupakan harta waris peninggalan orang tua para Penggugat dan para Tergugat yang menurut para Penggugat belum di bagi waris. Pewaris semasa hidupnya telah menikah dengan seorang perempuan bernama Isteri Pewaris dan mempunyai 4 (empat) orang anak, yaitu: Tergugat I, Penggugat II, Penggugat I dan Tergugat II. Pewaris telah meninggal dunia pada tanggal 11 Mei 2001 sedangkan Isteri Pewaris (istrinya) meninggal dunia pada tanggal 1 Mei 2013. Jadi para Penggugat dan para Tergugat merupakan ahli waris golongan pertama sesuai dengan Pasal 852 KUHPerdata, yaitu anak-anak atau keturunan dari pewaris dan istri pewaris. 2) Pertimbangan hakim dalam menentukan putusan sengketa tanah waris pada perkara tersebut menurut peneliti sudah tepat sebab hakim dalam menentukan menyelesaikan suatu sengketa sudah memperhatikan alat-alat bukti yang ada dalam suatu sengketa untuk menyakinkan keyakinannya sudah murni dan kuat sebagaimana yang diatur dalam Pasal 1866 KUHPerdata yang terdiri atas bukti tulisan, saksi-saksi, persangkaan, pengakuan dan sumpah. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan akan menjadi bahan informasi dan masukan bagi mahasiswa, akademisi, praktisi, dan semua pihak yang membutuhkan di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Pancasakti Tegal. Kata Kunci: Kedudukan Hukum, Hereditas Petitio, dan Tanah Waris. ===================================================================================================== ABSTRACT Annaji, Muhammad Arif. Legal Position of Petitio Heredity in Inheritance Land Dispute in Case Number: 0675/Pdt.G/2014/Pa.Tg. Skripsi. Tegal: Law Faculty Faculty of Law Study Program, Tegal Pancasakti University. 2020. Every heir has the right to claim and fight for his inheritance according to Article 834 of the Civil Code in which an heir has the right to sue all efforts including inheritance of the dead handed over to him based on his rights as heirs (heriditatis petito). The above problems require the court as an intermediary to resolve the inheritance dispute case based on civil law. This study aims: (1) to examine the legal position of petitio heredity in inheritance land disputes in case number: 0675/Pdt.G/2014/PA.Tg, (2) to find out the judge's considerations in determining the decision of inheritance land dispute settlement in case number: 0675/Pdt.G/2014/PA.Tg. The type of research used is library research with a normative legal research approach. The main data source used in this study is secondary data with literature study data collection methods. The data analysis method used is a qualitative method deductively analyzed. The results of the study concluded that: 1) The legal position of petitio heredity in inheritance land disputes in the decision number: 0675/Pdt.G/2014/ PA.Tg is the heir of the first class, namely blood relatives in a straight line down the heir, which includes the husband , wife and offspring. The Plaintiffs consider the object of dispute 1 to be the inheritance inherited from the parents of the Plaintiffs and Defendants which according to the Plaintiffs have not been divided. Inheritance during his life has been married to a woman named Pewaris Wife and has 4 (four) children, namely: Defendant I, Plaintiff II, Plaintiff I and Defendant II. The heir died on May 11, 2001 while the heir's wife (his wife) passed away on May 1, 2013. So the Plaintiffs and Defendants are the heirs of the first class in accordance with Article 852 of the Civil Code, namely children or descendants of the testator and wife heir. 2) Judge's consideration in determining the decision of inheritance land dispute in the case according to the researcher is appropriate because the judge in determining resolving a dispute has paid attention to the evidences in a dispute to make sure his beliefs are pure and strong as regulated in Article 1866 of the Civil Code consisting of written evidence, witnesses, suspicion, confession and oath. Based on the results of this study are expected to be material information and input for students, academics, practitioners, and all parties in need in the Faculty of Law, University of Pancasakti Tegal. Keywords: Legal Position, Petitio Heredity, and Land of Inheritance.

Item Type: Karya Ilmiah (Skripsi)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Muhammad Arif Annaji
Date Deposited: 18 Aug 2020 03:31
Last Modified: 18 Aug 2020 03:31
URI: http://repository.upstegal.ac.id/id/eprint/1727

Actions (login required)

View Item View Item