ANALISIS RASIO KEUANGAN DAN OPERATING CAPACITY SERTA DAMPAKNYA TERHADAP FINANCIAL DISTRESS DI SEKTOR PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2015-2019

Indah, Dwi Prastika (2020) ANALISIS RASIO KEUANGAN DAN OPERATING CAPACITY SERTA DAMPAKNYA TERHADAP FINANCIAL DISTRESS DI SEKTOR PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2015-2019. Skripsi thesis, Universitas Pancasakti Tegal.

[img] Text
SKRIPSI_DWI_PRASTIKA_INDAH_4116500070[1].pdf

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK Dwi Prastika Indah, 2020, Analisis Rasio Keuangan Dan Operating Capacity Serta Dampaknya Terhadap Financial Distress Di Sektor Pertambangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2015-2019. Pertumbuhan ekonomi saat ini memberikan pengaruh terhadap perkembangan suatu perusahaan. Apabila perusahaan dalam kondisi kesulitan keuangan (financial distress) maka hal tersebut akan menjadi pertimbangan bagi investor dan kreditur untuk menanamkan modalnya. Financial distress terjadi karena perusahaan tidak mampu lagi membayar hutang-hutangnya. Terjadinya financial distress pada suatu perusahaan disebabkan oleh banyak faktor. Adapun faktor-faktor yang dapat digunakan untuk memprediksi terjadinya financial distress pada suatu perusahaan diantaranya : rasio keuangan, rasio corporate governance, ekonomi makro, dan masih banyak lagi. Permasalahan berkaitan dengan terjadinya financial distress pada perusahaan sektor pertambangan adalah penurunan produksi harian gas alam, minyak mentah, emas, dll, selain itu kurangnya ekspor serta turunnya harga batubara juga menjadi penyebab terjadinya financial distress pada sektor pertambangan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Metode analisis data yang digunakan yaitu uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji signifikansi parsial (uji t), uji signifikansi simultan (uji F), dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini adalah dari pengujian parsial dengan menggunakan uji t diperoleh: 1) likuiditas berpengaruh positif terhadap financial distress dengan nilai sig 0,000 < 0,05. 2) leverage tidak berpengaruh terhadap financial distress dengan nilai sig 0,101 > 0,05. 3) profitabilitas berpengaruh negatif terhadap financial distress dengan nilai sig 0,007 < 0,05. 4) operating capacity berpengaruh positif terhadap financial distress dengan nilai sig 0,004 < 0,05. Sedangkan dari pengujian simultan dengan menggunakan uji F likuiditas, leverage, profitabilitas dan operating capacity secara bersama-sama berpengaruh terhadap financial distress dengan nilai sig 0,000 < 0,05. Kesimpulan penelitian ini secara parsial adalah: 1) terdapat pengaruh yang positif likuiditas terhadap financial distress. 2) tidak terdapat pengaruh leverage terhadap financial distress. 3) terhadap pengaruh yang negatif profitabilitas terhadap financial distress. 4) terdapat pengaruh yang positif operating capacity terhadap financial distress. Sedangkan secara simultan terdapat pengaruh likuiditas, leverage, profitabilitas dan operating capacity terhadap financial distress. Kata kunci : Likuiditas, Leverage, Profitabilitas, Operating Capacity, dan Financial Distres ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------ ABSTRACT Dwi Prastika Indah, 2020, Analysis of Financial Ratios and Operating Capacity as well as their Impact on Financial Distress in the Mining Sector Listed on the Indonesia Stock Exchange in the 2015-2019 Period. Current economic growth has an influence on the development of a company. If the company is in financial distress, this will be a consideration for investors and creditors to invest their capital. Financial distress occurs because the company is no longer able to pay its debts. The occurrence of financial distress in a company is caused by many factors. The factors that can be used to predict the occurrence of financial distress in a company include: financial ratios, corporate governance ratios, macroeconomics, and many more. Problems related to the occurrence of financial distress in mining sector companies are the decline in daily production of natural gas, crude oil, gold, etc., besides the lack of exports and falling coal prices are also the cause of financial distress in the mining sector This type of research used in this study is quantitative. Data analysis methods used are descriptive statistical tests, classic assumption tests, multiple linear regression analysis, partial significance tests (t test), simultaneous significance tests (F tests), and coefficient of determination. The results of this study are from partial testing using the t test obtained: 1) liquidity has a positive effect on financial distress with a sig value of 0,000 <0.05. 2) leverage has no effect on financial distress with a sig value of 0.101> 0.05. 3) profitability has a negative effect on financial distress with sig 0.007 <0.05. 4) operating capacity has a positive effect on financial distress with sig 0.004 <0.05. While from simultaneous testing using the F test liquidity, leverage, profitability and operating capacity together affect the financial distress with a sig value of 0,000 <0.05. The conclusions of this research partially are: 1) there is a positive effect of liquidity on financial distress. 2) there is no leverage effect on financial distress. 3) on the negative effect of profitability on financial distress. 4) there is a positive influence of operating capacity on financial distress. While simultaneously there is the influence of liquidity, leverage, profitability and operating capacity on financial distress. Keywords : Liquidity, Leverage, Profitability, Operating Capacity, and Financial Distress

Item Type: Karya Ilmiah (Skripsi)
Subjects: H Social Sciences > HG Finance
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen Perusahaan
Depositing User: Dwi Prastika Indah
Date Deposited: 18 Aug 2020 05:05
Last Modified: 18 Aug 2020 05:05
URI: http://repository.upstegal.ac.id/id/eprint/1734

Actions (login required)

View Item View Item