ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA PROSES BELAJAR DI TK PERTIWI LONGKEYANG KECAMATAN BODEH KABUPATEN PEMALANG DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA

Amaliani, Shofi (2020) ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA PROSES BELAJAR DI TK PERTIWI LONGKEYANG KECAMATAN BODEH KABUPATEN PEMALANG DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA. Skripsi thesis, Universitas Pancasakti Tegal.

[img] Text
Skripsi SHOFI AMALIANI.pdf

Download (1MB)

Abstract

Kata Kunci : Alih kode, campur kode, implikasi pembelajaran bahasa Indonesia Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan jenis alih kode dan campur kode yang digunakan pada proses belajar di TK Pertiwi Longkeyang, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang. 2) mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya alih kode dan campur kode pada proses belajar di TK Pertiwi Longkeyang, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang. 3) mendeskripsikan implikasi hasil penelitian terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini adalah tuturan langsung yang terjadi pada proses belajar siswa TK Pertiwi Longkeyang, Kecamatan Bodeh Kabupaten Pemalang. Wujud data penelitian berupa tuturan langsung yang berupa alih kode dan campur kode pada proses belajar di kelas. Teknik penyediaan yang digunakan yaitu metode simak, teknik yang digunakan (1) teknik SLBC, (2) teknik rekam dan (3) teknik catat. Analisi data menggunakan metode padan dan teknik pilah unsur penentu. Hasil penelitian menunjukan bahwa alih kode yang ditemukan pada proses belajar di TK Pertiwi Longkeyang, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang 8 data, dan campur kode 14 data. Alih kode terdapat dua jenis yaitu alih kode intern dan alih kode ekstern, campur kode yang ditemukan juga ada dua jenis campur kode intern dan campur kode ekstern. Faktor-faktor yang memengaruhi alih kode dan campur kode pada pada proses belajar di TK Pertiwi Longkeyang Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, yaitu faktor lingkungan 3 data, faktor suasana 2 data, dan faktor keterbatasan kosakata 3 data. Untuk faktor yang memengaruhi adanya campur kode yaitu faktor keterbatasan kosakata berjumlah 11 data dan faktor penggunaan istilah yang dikenal berjumlah 3 data. Penelitian ini dapat di terapkan pada siswa kelas X semester II untuk pembelajaran menyampaikan pengajuan, penawaran, persetujuan dan penutup dalam teks negosiasi secara lisan maupun tulis. Saran penulis yaitu hasil penelitian diharapkan dapat membantu pembaca untuk mengetahui alih kode dan campur kode sebagai bahan pembelajaran di sekolah, dan skripsi ini dapat digunakan sebagai pijakan penelitian selanjutnya. Keywords: Code switching, code mixing, implications of Indonesian language learning This study aims to 1) describe the types of code switching and code mixing used in the learning process at TK Pertiwi Longkeyang, Bodeh District, Pemalang Regency. 2) describe the factors that influence the occurrence of code switching and code mixing in the learning process at TK Pertiwi Longkeyang, Bodeh District, Pemalang Regency. 3) describe the implications of the research results on Indonesian language learning in high school. The approach used in this research is a qualitative descriptive approach. The data source used in this study is direct speech that occurs in the learning process of TK Pertiwi Longkeyang students, Bodeh District, Pemalang Regency. The form of research data is in the form of direct speech in the form of code switching and code mixing in the learning process in class. The provision technique used is the observation method, the techniques used are (1) SLBC technique, (2) recording technique and (3) note taking technique. Data analysis used the equivalent method and the technique of sorting the determining elements. The results showed that code switching found in the learning process at Kindergarten Pertiwi Longkeyang, Bodeh District, Pemalang Regency 8 data, and mixed code 14 data. Instead of code, there are two types, namely internal code switching and external code switching, there are also two types of code mixing that are internal code mixing and external code mixing. The factors that influence code switching and code mixing in the learning process at TK Pertiwi Longkeyang, Bodeh District, Pemalang Regency, are environmental factors 3 data, atmosphere factor 2 data, and vocabulary limitation factor 3 data. For factors that influence code mixing, namely the limited vocabulary factor of 11 data and the factor of using known terms totaling 3 data. This research can be applied to students of class X semester II for learning to submit submissions, offers, agreements and closings in the negotiation text orally or in writing. The author's suggestion is that the research results are expected to help readers to find out code switching and code mixing as learning materials in schools, and this thesis can be used as a basis for further research.

Item Type: Karya Ilmiah (Skripsi)
Subjects: A General Works > AC Collections. Series. Collected works
A General Works > AS Academies and learned societies (General)
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: S.Pd. Shofi Amaliani
Date Deposited: 19 Aug 2020 05:42
Last Modified: 19 Aug 2020 05:42
URI: http://repository.upstegal.ac.id/id/eprint/1869

Actions (login required)

View Item View Item