PENGARUH PEMBERLAKUAN SISTEM SATU ARAH TERHADAP KINERJA RUAS JALAN BERDASARKAN VOLUME LALU LINTAS DAN KEPUASAN PENGGUNA JALAN ( Studi Kasus Pemberlakuan Sistem Satu Arah di jalan Diponegoro Kota Tegal )

Dhimas, Dhimas Setya Wiguna PENGARUH PEMBERLAKUAN SISTEM SATU ARAH TERHADAP KINERJA RUAS JALAN BERDASARKAN VOLUME LALU LINTAS DAN KEPUASAN PENGGUNA JALAN ( Studi Kasus Pemberlakuan Sistem Satu Arah di jalan Diponegoro Kota Tegal ). PENGARUH PEMBERLAKUAN SISTEM SATU ARAH TERHADAP KINERJA RUAS JALAN BERDASARKAN VOLUME LALU LINTAS DAN KEPUASAN PENGGUNA JALAN ( Studi Kasus Pemberlakuan Sistem Satu Arah di jalan Diponegoro Kota Tegal ).

[img] Text
SKRIPSI DHIMAS SETYA WIGUNA.pdf

Download (6MB)

Abstract

Di kota Tegal, penerapan sistem satu arah telah diterapkan pada ruas jalan: Jl. Diponegoro yang berhubungan dengan Simpang Jakarta/Perempatan Sarinah. Kebijakan itu pada dasarnya telah melalui uji coba selama 20 Hari sebagai pemantauan untuk mewujudkan rencana yang akan diterapkan. Pada hasil uji coba lokasi ruas jalan tersebut berpengaruh untuk mengurangi ketidak teraturan kendaraan terhadap ruas jalan, kepadatan kendaraan, yang secara otomatis dapat mengurangi angka kecelakaan diruas jalan tersebut. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan data primer. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan mengumpulkan data di lapangan tentang tingkat pelayanan lalu lintas (LOS) jalan Diponegoro Kota Tegal sebelum dan setelah diberlakukan sistem satu arah kemudian menganalisisnya berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) serta mencari kepuasan pengguna jalan terhadap pemberlakuan sistem satu arah di jalan Diponegoro Kota Tegal. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Sebelum diberlakukan sistem satu arah di ruas Jalan Diponegoro memiliki volume tertinggi (peak hour) pada pukul 11.00 – 11.15 dengan nilai 1421,2 smp/jam. Setelah diberlakukan sistem satu arah di ruas Jalan Diponegoro memiliki volume tertinggi (peak hour) pada pukul 16.30 – 16.45 dengan nilai 912,1 smp/jam Dan diketahui perbandingan yang terlihat bahwa setelah diberlakukannya sistem satu arah nilai tingkat pelayanan menurun dari skor B ke C, dikarenakan gerak kendaraan setelah diberi pembatas jalan (concrete barrier) sementara lajur kendaraan menjadi tidak beraturan. Dan pula pemberlakuan sistem satu arah merubah tipe jalan yang awalnya 2/2 D menjadi 4/2 UD yang pada akhirnya kecepetan pengendara lebih terbatas karena ada pembagian lajur bagi pengendara yang dari arah Jl.AR.Hakim menuju ke arah kanan / Alun-alun Kota Tegal dan pengendara yang menuju lampu merah, dan juga pembagian lajur bagi pengendara yang dari arah Jl.KH.Wahid Hasyim pengendara yang menuju lampu merah, dan juga yang menuju ke arah kanan / Alun-alun Kota Tegal jadi ada ketidak teraturan di pembagian lajur terserbut. Demi keteraturan pemberlakuan sistem satu arah jalan Diponegoro Kota Tegal bahwa peletakan concrete barrier sebagai median dirasa kurang tepat karna mempersempit jalan dan membuat masyarakat yang hanya ingin menyebrang menjadi kesulitan karna pembatas sementara tersebut, sehingga harusnya pembatasan hanya tepat pada tikungan yang menghubungkan jalan KH.Wahid Hasyim menuju ruas jalan Diponegoro Kota Tegal.

Item Type: Article
Subjects: Z Bibliography. Library Science. Information Resources > Z719 Libraries (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Dhimas Setya Wiguna
Date Deposited: 25 Aug 2020 07:52
Last Modified: 25 Aug 2020 07:52
URI: http://repository.upstegal.ac.id/id/eprint/2226

Actions (login required)

View Item View Item