SARKASME PADA MEDIA SOSIAL TWITTER @FADLI ZON DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA

Siska, Lutfiyani (2020) SARKASME PADA MEDIA SOSIAL TWITTER @FADLI ZON DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA. Skripsi thesis, Universitas pancasakti tegal.

[img] Text
SKRIPSI SISKA LUTFIYANI 1516500061 PBSI.pdf

Download (1MB)

Abstract

Lutfiyani, Siska. 2020. Sarkasme Pada Media Sosial Twitter @Fadlizon dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Skripsi. Pendidikan Bahasa Sastra dan Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Pancasakti Tegal. Pembimbing I : Dr. Burhan Eko Purwanto, M.Hum. Pembimbing II : Syamsul Anwar, M.Pd. Kunci : Sarkasme, Twitter, Pembelajaran Bahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendskripsikan penggunaan bahasa sarkasme pada media sosial twitter dan mendeskripsikan implikasi hasil penelitian pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini yaitu akun media sosial twitter @fadlizon. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik baca dan catat sebagai teknik lanjutannya. Analisis data pada penelitian ini menggunakan metode padan. Berdasarkan hasil penelitian dan hasil pembahasan yang telah dilakukan maka dapat di klarifikasikan sebagai berikut : (1) sarkasme sebutan 5 komentar, (2) sarkasme leksikal 4 komentar, (3) sarkasme sifat 9 komentar, (4) sarkasme iokusi 6 komentar. Hasil analisis gaya bahasa sarkasme pada media sosial twitter tersebut diimplikasikan dengan materi debat dalam menghubungkan permasalahan atau isu, sudut pandang dan argumen beberapa pihak dan simpulan dari debat untuk menemukan esensi dari debat. Metode pembelajaran debat termasuk motode pembelajaran yang interaktif yang memaksa siswanya untuk berperan aktif dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini dapat memberikan pemahaman kepada siswa bahwa gaya bahasa sarkasme tidak baik digunakan karena akan melanggar prinsip kesantunan berbahasa. Mengacu pada objek yang berkaitan dengan lingkungan atau kehidupan yang ada di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari . Hal ini bisa dijadikan contoh bahwa peserta didik diharapkan agar lebih berhati-hati dalam bertutur kata , menggunakan bahasa yang baik dan santun agar tidak menyakiti hati orang lain baik di lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat.

Item Type: Karya Ilmiah (Skripsi)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: Siska Lutfiyani Lutfiyani
Date Deposited: 31 Aug 2020 05:58
Last Modified: 31 Aug 2020 05:58
URI: http://repository.upstegal.ac.id/id/eprint/2632

Actions (login required)

View Item View Item