RANCANG BANGUN LAMPU SEBAGAI ALAT PERANGKAP UNTUK MEMBASMI HAMA KUPU-KUPU (NGENGAT) BAWANG MERAH MENGGUNAKAN SUMBER ENERGI SOLAR CELL

mohammad, ibnu mubarok RANCANG BANGUN LAMPU SEBAGAI ALAT PERANGKAP UNTUK MEMBASMI HAMA KUPU-KUPU (NGENGAT) BAWANG MERAH MENGGUNAKAN SUMBER ENERGI SOLAR CELL. RANCANG BANGUN LAMPU SEBAGAI ALAT PERANGKAP UNTUK MEMBASMI HAMA KUPU-KUPU (NGENGAT) BAWANG MERAH MENGGUNAKAN SUMBER ENERGI SOLAR CELL.

[img] Text
SKRIPSI PENGIRIMAN.docx

Download (11MB)

Abstract

ABSTRAK M. Ibnu Mubarok (2020) “Rancang Bangun Lampu Sebagai Alat Perangkap Untuk Membasmi Hama Kupu-Kupu (Ngengat) Bawang Merah Menggunakan Sumber Energi Solar Cell”. Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Pancasakti Tegal. Para petani bawang merah di Desa Siwuluh Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes banyak yang menggunakan alat perangkap lampu untuk membasmi hama kupu-kupu (ngengat), menggunakan sumber energi listrik dari PLN yang sumbernya jauh dari area pertanian. Faktor utama yang menyebabkan adanya hama ulat (S. Exigua) yaitu kupu-kupu (ngengat). Satu kupu-kupu betina dapat bertelur sekitar 500 – 600 butir, setiap kelompok telur terdapat 80 butir dan menetas menjadi larva atau ulat (S. Exigua) dalam waktu dua hari, Yang mengakibatkan bawang merah di Desa Siwuluh Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes gagal panen atau berkurang hasil panenya. Penggunaan pestisida dengan intensitas tinggi dan dilakukan dengan cara terus menerus akan menyebabkan pencemaran pada lingkungan pertanian serta racun bagi manusia. Untuk mengendalikan hama kupu-kupu (ngengat) yang ramah lingkungan, dirancang sebuah lampu sebagai alat perangkap untuk membasmi hama kupu-kupu (ngengat) bawang merah menggunakan sumber energi solar cell. Alat ini menggunakan panel solar cell 20 Wp – 12 V, solar charge controller 12 V – 10 A, dan baterai 12 V – 7Ah. Alat ini menggunakan lampu LED 3 watt. Alat memanfaatkan keterkaitan hama kupu-kupu (ngengat) yang tertarik dengan cahaya. Secara alami hama kupu-kupu (ngengat) mudah tertarik dengan cahaya. Berdasarkan pengujian yang dilakukan selama 7 hari pada tanggal 20-26 juli 2020 menunjukan bahwa hasil alat lama menggunakan sumber energi listrik perusahaan listrik negara (PLN) sebanyak 28 ekor. Sedangkan alat baru sebanyak 46 ekor. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa alat baru (lampu sebagai alat perangkap menggunakan sumber energi solar cell) berfungsi dengan baik dan lebih efektif. Kata Kunci : Lampu Sebagai Alat Perangkap, Hama Kupu-Kupu, Panel Solar Cell

Item Type: Article
Subjects: L Education > LA History of education
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
T Technology > TS Manufactures
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Industri
Depositing User: Mohammad Ibnu Mubarok
Date Deposited: 31 Aug 2020 07:04
Last Modified: 31 Aug 2020 07:04
URI: http://repository.upstegal.ac.id/id/eprint/2638

Actions (login required)

View Item View Item