ANALISA PENGARUH PERBAIKAN SAMBUNGAN LAS SUDUT T TUNGGAL PADA HANDGUARD DAN FOOTRING DENGAN TABUNG LPG 3 KG TERHADAP SIFAT MEKANIS DANBIAYA PRODUKSI PENGELASAN

CAHYO NUGROHO, WAHYU (2020) ANALISA PENGARUH PERBAIKAN SAMBUNGAN LAS SUDUT T TUNGGAL PADA HANDGUARD DAN FOOTRING DENGAN TABUNG LPG 3 KG TERHADAP SIFAT MEKANIS DANBIAYA PRODUKSI PENGELASAN. Skripsi thesis, Universitas Pancasakti Tegal.

[img] Text
Skripsi Wahyu Cahyo Nugroho-1.pdf

Download (44MB)

Abstract

Wahyu Cahyo Nugroho, 2020, “Analisa Pengaruh Perbaikan Sambungan Las Sudut T Tunggal Pada Handguard Dan Footring Dengan Tabung LPG 3 Kg Terhadap Sifat Mekanis Dan Biaya Produksi Pengelasan”, Laporan Skripsi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Pancasakti Tegal 2020. Pengujian dan pemeriksaan didalam industri logam, permesinan dan manufaktur dapat dibagi dalam dua kelas, yaitu pengujian dan pemeriksaan untuk keperluan pembuat dan pengujian serta pemeriksaan untuk keperluan pemakai. Pengujian dan pemeriksaan konstruksi las pada handguard dan footringdengan tabung LPG 3 kg memberikan penjelasan mengenai jaminan mutu produk dan konstruksi las yang dimana syarat utamanya merupakan kekuatan las yaitu kekuatan tarik dan tekan. Pada pengujian ini dilakukan pengujian merusak terhadap model dari konstruksi atau pada spesimen uji yang telah dilas sampai terjadi kerusakan pada spesimen uji tersebut. Objek pengujian penelitian ini dilakukan pada sambungan las handguard dan footringdengan tabung LPG 3 kg . Handguard dan Footringmerupakan baja canai panas untuk konstruksi umum JIS G 3101 SS42, tebal 2,5 sampai 3 mm yang disuplai dari PT Krakatau Steelsesuai dengan SNI 07-0722-1989. Kode G pada kode bahan diambil dari standar JIS (Japanese Industrial Standards) yaitu standar baja yang digiling pada temperatur panas (hot rolled steel sheet) khusus digunakan untuk handguard dan footring yang dilas dengan las busur dengan elektroda RD 2.6 E 6013. Pengujian dilakukan dengan cara pengujian tarik sesuai dengan SNI 07-0408-1989 dan pengujian bending/lengkung tekan sesuai dengan SNI 07-0410-1989. Hasil pengujian sambungan las pada handguard dan footring dengan arus 165 A (sesuai industri logam) didapatkan kekuatan tarik rata-rata sebesar 38,893 N/mm². Pada pengujian tekan/ bendingrata-rata sebesar 35,64 N/mm²hingga sudut 180° tidak terjadi adanya pengaruh retakan las (no defeet), serta biaya las perbulan Rp 629.211,33. Metode dalam penelitian ini adalah dengan mengobservasi salah satu sentra industri pengelasan tabung LPG 3 kg di kecamatan Bulakamba kabupaten Brebes dan melakukan variasi pengelasan arus yang digunakan saat pengelasan handguard dan footring tabung LPG 3 kg untuk menemui hasil las yang terbaik dan sesuai standar pengelasan serta biaya produksi pengelasan. Hasil dari penelitian ini menunjukan pada pengelasan handguard dan footring tabung LPG 3 kg dengan arus las 70 A kekuatan tarik rata-rata yaitu 80,77 N/mm² dan kekuatan lengkung rata-rata yaitu 51,56 N/mm², serta biaya las perbulan Rp 266.938,14, arus las 80 A kekuatan tarik rata-rata yaitu 121,25 N/mm² dan kekuatan lengkung rata-rata yaitu 75,71 N/mm², serta biaya las perbulan Rp 305.072,16, arus las 90 A kekuatan tarik rata-rata yaitu 163,25 N/mm² dan kekuatan lengkung rata-rata yaitu 102,93 N/mm², serta biaya las perbulan Rp 345.606,24. Kata kunci : Handguard dan Footring, elektroda RD 2.6 E 6013, arus las, Kekuatan tarik, kekuatan tekan, dan biaya produksi pengelasan.

Item Type: Karya Ilmiah (Skripsi)
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Depositing User: repository administrator
Date Deposited: 04 Sep 2020 02:46
Last Modified: 04 Sep 2020 02:46
URI: http://repository.upstegal.ac.id/id/eprint/2705

Actions (login required)

View Item View Item