Perlindungan Hukum Konsumen Akibat Keterlambatan Pengiriman Barang Pada perjanjian Jual Beli Online: Sudi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Pancasakti Tegal, 2020.

Syaekhu, Akhmad (2020) Perlindungan Hukum Konsumen Akibat Keterlambatan Pengiriman Barang Pada perjanjian Jual Beli Online: Sudi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Pancasakti Tegal, 2020. Skripsi thesis, Universitas Pancasakti tegal.

[img] Text
skripsi A. Syaekhu.pdf

Download (1MB)

Abstract

Akhmad Syaekhu. Perlindungan Hukum Konsumen Akibat Keterlambatan Pengiriman Barang Pada perjanjian Jual Beli Online: Sudi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Pancasakti Tegal, 2020. Latar belakang penulisan skripsi ini adalah membahas masalah perlindungan hukum konsumen dan tanggung jawab pelaku usaha akibat adanya keterlambatan pengiriman barang pada perjanjian jual beli online yang sering terjadi di masyarakat dalam pembelian terutama pada sistem jual beli online. Penelitian ini bertujuan: (1)untuk mengkaji bagaimana bentuk pertanggung jawaban para pihak terhadap keterlambatan pengiriman barang pada perjanjian jual beli online, (2)untuk mengkaji upaya pihak pelaku usaha online (Govinnuine spareparts motor) apabila terjadi keterlambatan pada pengiriman barang dalam perjanjian jual beli online. Jenis penelitian ini adalah penelitian yuridis kualitatif.Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan (normatif – empiris).Teknik pengumpulan datanya melalui studi lapangan, wawancara dan metode analisis data menggunakan dianalisis dengan data kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sering ditemui kendala – kendala dalam proses jual beli online terutama dalam keterlambatan pengiriman barang menjadi salah satu masalah yang sering terjadi akibatnya Konsumen sering kali merasa dirugikan akibat permasalahan pengiriman barang.Pelaku usaha memberikan ganti rugi atas kerugiannya yang dialami konsumen dalam kasus hilang atau rusak sesuai dengan nilai barang. Jika kasusnya adalah keterlambatan barang yang mana kerugianya bisa mencakup hal yang imateriil, maka pelaku usaha seharusnya bisa memberikan tanggung jawab agar konsumen tidak terlalu merasa dirugikan. Pergantian kerugian berbeda pada masing – masing pihak yang terkait. Perbedaan terletak dari permasalahan pengiriman seperti kerusakan barang,serta keterlambatan. Kerugian immateriil yang dialami oleh konsumen terkait hal terjadi keterlambatan pengiriman barang pada jual belionline ternyata belum dapat diganti kerugiannya. Hal ini dikarenakan dasar pelaku usahaonlinememenuhi prestasi adalah sebuah kontrak baku yang mana terdapat pembatasan jika pelaku usaha tidak berbuat sesuai yang diperjanjikan dan menyebabkan kerugian immateriil, maka hal itu termasuk dalam kategori wanprestasi. Bentuk ganti kerugian wanprestasi adalah sesuatu yang dapat dinilai dengan materi sesuai dengan yang sudah disepakati sebelumnya pada kontrakdan konsumen dalam jual beli online tidak dapat menuntut ganti rugi yang bersifat immateriil, kecuali atas kemauan pelaku usaha sendiri memberikan ganti rugi terhadap pelanggganya. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan akan menjadi bahan informasi dan masukan bagi mahasiswa, akademisi, praktisi, pelaku usaha dan semua pihak yang membutuhkan di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Pancasakti Tegal. Kata Kunci : Perlindungan Konsumen, Keterlambatan, Jual beli Online.

Item Type: Karya Ilmiah (Skripsi)
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Adyatiek Retno Arum
Date Deposited: 15 Sep 2020 04:52
Last Modified: 15 Sep 2020 04:52
URI: http://repository.upstegal.ac.id/id/eprint/2753

Actions (login required)

View Item View Item