ANALISA POSTUR KERJA PEWARNAAN BATIK TULIS DENGAN METODE OVAKO WORK POSTURE ANALYSIS SYSTEM (OWAS) DI KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE) ANGGREK BATIK KOTA TEGAL

Siswiyanti, ST.,MT, UPS Tegal and Saufik Luthfianto, ST., MT, UPS Tegal and zulfah, UPS Tegal and tofik hidayat, UPS Tegal and eko budiraharjo, UPS Tegal and M.Fajar Nurwildani, UPS Tegal (2020) ANALISA POSTUR KERJA PEWARNAAN BATIK TULIS DENGAN METODE OVAKO WORK POSTURE ANALYSIS SYSTEM (OWAS) DI KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE) ANGGREK BATIK KOTA TEGAL. LPPM UPS TEGAL.

This is the latest version of this item.

[img] Text
PEN BKD GENAP 19.2o_REPOSITORY_SISWIYANTI.pdf

Download (392kB)

Abstract

Hasil Penelitian Pendahuluan terhadap proses pewarnaan batik dengan celup ember pada postur tubuh menjongkok dan membungkuk merasakan keluhanyaitu persentase rerata sekitar 65,18 ± 6,45%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap kerja yang memiliki kategori nilai Ovako Work Posture Analysis System(OWAS)4(empat)pada pewarnaan celup ember yang berisiko sangat tinggi pada gangguan musculoskeletal,mengetahui usulan sikap kerja yang dapat menurunkan terjadinya nilai Kategori OWAS dan mengetahui perbedaan Rerata Prosentase Kategori Sikap Kerja Penilaian OWAS sebelum dan sesudah perbaikan. Metode OWAS digunakan dengan cara melalui identifikasi dan analisis sikap kerja pembatik danmenganalisa pembebanan pada postur tubuh untuk meningkatkan kenyamanan kerja sebagai peningkatan kualitas produksi setelah dilakukan perbaikan sikap kerja.Hasil penelitian dari 10 pembatik yang berisiko sangat tinggipada pewarnaan batik celup emberpada kategori 4 memiliki prosentase tertinggi 62% pada posisi 1 yaitu pelipatan kain dan 38% untuk posisi 2 yaitu Perendaman kain. Usulan sikap kerja yang dapat menurunkan terjadinya kategori nilai OWASyaitumenggunakan alat alternatif mesin pewarna batik yang lebih menekankan pada posisi kerja berdiri untuk mengurangi nilai OWAS. Perbedaan Rerata Prosentase Kategori Sikap Kerja Penilaian OWAS pada Pewarnaan Batik sebelum perbaikan (Celup Ember) dengan sesudah perbaikan (celup Mesin)diperoleh nilai rerata kategori OWAS yaitu terjadi penurunan kategori 4 untuk pewarnaan batik celup ember 13% menurun menjadi 0 setelah dilakukan celup mesin. Kategori 3 yaitu tindakan korektif diperlukan segera, karena memiliki efek pada sistem musculoskeletal (resiko tinggi ) padacelup ember dengan rerata 28 % menurun menjadi 7% setelah dilakukan pewarnaan celup mesin. Kategori 2 yaitu tindakan perbaikan mungkin diperlukan, karena memiliki efek pada sistem musculoskeletal (resiko sedang) pada celup ember dengan rerata 47% menurun menjadi 35% setelah dilakukan pewarnaan dengan celup mesin. Kategori 1 yaitu tidak diperlukan perbaikankarena terjadi peningkatan kenyamanan dan keamanan keluhan musculoskeletal dari celup ember 12 % meningkat menggunakan Celup mesin sebesar 58%.Kata Kunci : Metode OWAS, Pewarnaan Batik

Item Type: Other
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Industri
Depositing User: Fajar Nurwildani
Date Deposited: 21 Sep 2020 01:50
Last Modified: 21 Sep 2020 01:50
URI: http://repository.upstegal.ac.id/id/eprint/2788

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item View Item