ANALISIS PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN LENTUR JALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALISA KOMPONEN BINA MARGA 1987 PADA RUAS JALAN BANJARAN-BALAMOA

Wiemintoro, Wiemintoro and Wilis, Galuh Renggani (2020) ANALISIS PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN LENTUR JALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALISA KOMPONEN BINA MARGA 1987 PADA RUAS JALAN BANJARAN-BALAMOA. LPPM UPS TEGAL.

[img] Text
LAPORAN PENELITIAN REPOSITORY WIEM.pdf

Download (1MB)

Abstract

Jalan merupakan sarana transportasi yang kemudian berkembang menjadi sarana perhubungan dalam melakukan aktifitas perekonomian baik itu aksesibilitas maupun mobilitas barang dan jasa. Akibat dari tuntutan perkembangannya, maka jalan harus menyesuaikan tingkat pelayaannya. Padatnya lalu lintas dan pelanggaran pada pemakai jalan serta pemilik kendaraan besar yang melewati seringkali membuat konstruksi pada perkerasan jalan mengalami kerusakan. Perkerasan jalan merupakan salah satu struktur utama pada konstruksi jalan dimana sistem konstruksinya dituntut untuk bisa memberikan keamanan dan kenyamanan bagi penggunanya. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja dari perkerasan jalan adalah lalu lintas yang melewati, cuaca, desain lapis perkerasan, serta pemeliharaan.Pada penelitian ini dilakukan analisis untuk tebal lapis perkerasan jalan dengan menggunakan Metode Analisa Komponen Bina Marga 1987 sehingga nantinya akan diperoleh tebal lapis perkerasan yang sesuai dengan kebutuhan. Data CBR diperoleh dari hasil DCP lapangan yang dilakukan pada proyek Peningkatan Jalan Banjaran-Balamoa. Ruas jalan yang diteliti adalah jalan Banjaran-Balamoa dengan panjang jalan yang diteliti 1000 m atau pada KM 3 sampai dengan KM 4 dan lebar jalannya adalah 7 m. Untuk umur rencana direncanakan 10 tahun, angka pertumbuhan lalu lintas sebesar 5% dan klasifikasi fungsional jalan adalah jalan kolektor.Dari hasil perhitungan dan pembahasan secara keseluruhan untuk perencanaan tebal perkerasan jalan ini menggunakan Laston MS 744 kg dengan tebal minimum 5 cm untuk lapis permukaan, Laston Atas MS 590 kg dengan tebal 10 cm untuk lapis pondasi atas dan Sirtu/Pitrun Kelas B dengan tebal diperoleh 5 cm untuk lapis pondasi bawah. Kata Kunci : Perkerasan Jalan Raya, Metode Analisa Komponen Bina Marga 1987, Tebal Perkerasan Jalan.

Item Type: Other
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Weimintoro Weimintoro
Date Deposited: 22 Sep 2020 02:05
Last Modified: 22 Sep 2020 02:05
URI: http://repository.upstegal.ac.id/id/eprint/2816

Actions (login required)

View Item View Item