ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS DENGAN METODE SQC DAN KAIZEN DI PT. LAKSANA KURNIA MANDIRI SEJATI (LAKUMAS) SLAWI KABUPATEN TEGAL

Safitri, Rikha (2021) ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS DENGAN METODE SQC DAN KAIZEN DI PT. LAKSANA KURNIA MANDIRI SEJATI (LAKUMAS) SLAWI KABUPATEN TEGAL. Skripsi thesis, Universitas Pancasakti Tegal.

[img] Text
SKRIPSI PDF_RIKHA_ 4116500235.pdf

Download (3MB)

Abstract

Rikha Safitri, 2020, Analisis Pengendalian Kualitas dengan Metode SQC dan Kaizen di PT. Laksana Kurnia Mandiri Sejati (LAKUMAS) Slawi Kabupaten Tegal. Kualitas merupakan faktor yang penting untuk mengahadapi persaingan global. Pengendalian kualitas sangat diperlukan dalam memproduksi suatau barang untuk menjaga kesetabilan mutu atau kualitas produk yang dihasilkan. PT. Laksana Kurnia Mandiri Sejati Slawi Kabupaten Tegal sangat memperhatikan kualitas produksinya. Tujuan penelitian ini adalah 1)Untuk mengetahui jenis kerusakan yang sering terjadi pada produk yang diproduksi, 2)Untuk mengetahui faktor penyebab kerusakan pada produk yang diproduksi ,3)Untuk mengetahui bagaimana penerapan metode SQC (Statistical Quality Control) dan Kaizen dalam Pengendalian Kualitas oleh PT.Laksana Kurnia Mandiri Sejati. Populasi dalam penelitian ini yaitu jumlah produksi benang dari tanggal 1 Januari – 30Januari 2020 berjumlah 1709863. Pengambilan sampel menggunkan Teknik simple random sampling. Kesimpulan dari penelitian ini adalah 1) Dari hasil diagram pareto, diketahui bahwa jenis kecacatan yang paling sering terjadi adalah serat tidak terbuka/bitnik (Neps) sebanyak 2145kg (39%), benang tipis dan halus (Thin) sebanyak 1119kg (21%), pelintiran adalah (Twist) sebanyak 1102kg (20%), dan benang tebal (Thick) sebesar 1073kg (20%). 2) Dari diagram sebab akibat Berdasarkan hasil pengamatan diketahui bahwa faktor penyebab utama terjadinya kerusakan produk adalah pada manusia. Hal ini dapat disebabkan yang umum biasa terjadi dalam suatu perusahaan, pengalaman kerja yang terbatas, atau yang bersifat manajerial seperti (kurangnya peranan manajemen dalam rekrutmen karyawan serta penerapan sistem kerja yang memungkinkan karyawan melakukan kesalahan ini pada proses produksi atau misal melakukan penerapan sistem kerja Borongan). 3) Penerapan metode SQC (Statistical Quality Control) dalam upaya menekan tingkat kegagalan/kerusakan produk di PT. Laksana Kurnia Mandiri Sejati Slawi Kabupaten Tegal sudah dilakukan dengan baik. Seluruh titik yang berjumlah 30 titik berada dalam batas kendali, artinya proses dapat terkendali, tetapi ada titik yang berfluktuasi dan tidak beraturan menandakan bahwa pengendalian kualitas untuk produk Benang Rayon Ne 100% 6s masih mengalami penyimpangan. 4) Pada kaizen yaitu tahap action tindakan pada penyebab kerusakan produk perbaikan hasil dari tahap ini adalah dari faktor manusia, material, method dan mesin semuanya itu tergantung pada kebijakan perusahaan, perusahaan harus melakukan kebijakan sesuai masing-masing faktor tersebut agar kegiatan proses produksi berjalan dengan lancer tanpa kendala apapun. Kata kunci : Analisis Pengendalian Kualitas SQC (statistical quality control), kerusakan Benang, dan siklus PDCA pada Kaizen

Item Type: Karya Ilmiah (Skripsi)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Depositing User: Adyatiek Retno Arum
Date Deposited: 23 Feb 2021 06:15
Last Modified: 23 Feb 2021 06:15
URI: http://repository.upstegal.ac.id/id/eprint/3289

Actions (login required)

View Item View Item