Kekuatan Hukum Akta Di Bawah Tangan Pada Perjanjian Jual Beli Atas Tanah Dengan Sertipikat Hak Milik Pada Putusan No. 10/Pdt.G/2020/Pn.Tgl.

Kasanah, Eko Pitri Nur (2021) Kekuatan Hukum Akta Di Bawah Tangan Pada Perjanjian Jual Beli Atas Tanah Dengan Sertipikat Hak Milik Pada Putusan No. 10/Pdt.G/2020/Pn.Tgl. Skripsi thesis, Universitas Pancasakti Tegal.

[img] Text
02. Eko Pitri Nur Kasanah.pdf

Download (857kB)

Abstract

ABSTRAK Kasanah, Eko Pitri Nur. Kekuatan Hukum Akta Di Bawah Tangan Pada Perjanjian Jual Beli Atas Tanah Dengan Sertipikat Hak Milik Pada Putusan No. 10/Pdt.G/2020/Pn.Tgl. Skripsi. Tegal: Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum, Universitas Pancasakti Tegal. 2020. Bukti bahwa telah terjadi jual beli hak atas tanah, maka sudah seharusnya jadi jual beli hak atas tanah yang benar harus dilakukan di hadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Pada kenyataannya dalam kehidupan masyarakat masih banyak jual beli tanah yang dilakukan tanpa campur tangan PPAT yaitu jual beli dengan perjanjian di bawah tangan yang terkadang hanya dibuktikan dengan selembar kuitansi dan hanya memiliki bukti kepemilikan atas tanah yang masih atas nama pemilik yang lama (penjual). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan hukum akta dibawah tangan pada perjanjian jual beli atas tanah dengan Sertipikat Hak Milik dan penyelesaian peralihan hak atas tanah pada Putusan No. 10/Pdt.G/2020/ PN.Tgl. Jenis penelitian yang digunakan adalah library research dengan pendekatan penelitian hukum normatif. Sumber data utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan metode pengumpulan data studi kepustakaan dan dokumen. Metode analisis data dilakukan dengan metode normatif kualitatif dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Kekuatan hukum akta dibawah tangan pada perjanjian jual beli atas tanah dengan sertipikat hak milik pada putusan No. 10/Pdt.G/2020/PN.Tgl adalah sah dan mempunyai kekuatan hukum. Hal ini dibuktikan dari dalil posita gugatan dihubungkan dengan jawaban Tergugat II, dan alat bukti tertulis yang dimajukan oleh para pihak berperkara, keterangan saksi-saksi dan hasil pemeriksaan setempat maka dapat diperoleh fakta-fakta yang saling dibenarkan oleh para pihak. Kekuatan hukum akta di bawah tangan pada perjanjian jual beli atas tanah dengan sertipikat hak milik pada putusan No. 10/Pdt.G/2020/PN.Tgl adalah peralihan hak atas tanahnya tidak terjadi, sementara perjanjiannya tetap sah mempunyai kekuatan hukum yang mengikat sama dengan akta otentik. 2) Penyelesaian peralihan hak atas tanah dengan sertipikat hak milik pada Putusan No. 10/Pdt.G/2020/ PN.Tgl, yaitu majelis hakim memberi ijin/kuasa kepada Penggugat untuk dan atas nama Tergugat I menghadap Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) yang berwenang guna menandatangani Akta Jual Beli/Peralihan hak atas tanah dengan sertipikat hak milik tersebut. Hal ini didasarkan Penggugat telah dapat dikategorikan sebagai pembeli yang beritikad baik. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan akan menjadi bahan informasi dan masukan bagi mahasiswa, akademisi, praktisi, dan semua pihak yang membutuhkan di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Pancasakti Tegal. Kata Kunci: Kekuatan Hukum, Akta di Bawah Tangan, dan Jual Beli Tanah. =============================================================================================== ABSTRACT Kasanah, Eko Pitri Nur. Legal Power of Underhanded Deeds in the Sale and Purchase Agreement of Land with Ownership Certificate in Decision No. 10/Pdt.G/2020/PN.Tgl. Skripsi. Tegal: Law Faculty Faculty of Law Study Program, Tegal Pancasakti University. 2020. Evidence that there has been a sale and purchase of land rights, then the correct sale and purchase of land rights must be carried out before the Official for Making Land Deeds (PPAT). In fact, in people's lives there are still many land sales and purchases that are carried out without the interference of PPAT, namely selling and buying with an underhanded agreement which is sometimes only proven by a receipt and only has proof of ownership of the land which is still in the name of the old owner (seller). This study aims to determine the legal power of the deed under the hands of the sale and purchase agreement on land with the Certificate of Ownership and the settlement of the transfer of land rights in the Decision No. 10/Pdt.G/2020/PN.Tgl. The type of research used is library research with a normative legal research approach. The main data source used in this research is secondary data with the method of collecting literature study data and documents. The data analysis method was carried out by qualitative normative method with descriptive analysis. The results of this study indicate that 1) The legal power of the deed under the hands of the sale and purchase agreement on land with a certificate of ownership rights in decision No. 10/Pdt.G/2020/PN.Tgl. is legal and has legal force. This is evidenced by the posita argument of the lawsuit linked to Defendant II's answer, and written evidence submitted by the parties in the case, the testimony of witnesses and the results of local examinations so that the facts can be mutually confirmed by the parties. The legal force of the deed under the hands of the sale and purchase agreement on land with a certificate of ownership rights in decision No. 10/Pdt.G/2020/PN.Tgl. is the transfer of land rights does not occur, while the agreement remains valid and has the same binding legal force as an authentic deed. 2) Settlement of the transfer of land rights with a certificate of ownership rights in Decision No. 10/Pdt.G/2020/PN.Tgl., namely the panel of judges gave permission / power to the Plaintiff for and on behalf of Defendant I before the Authorized Land Deed Making Official (PPAT) to sign the Deed of Sale and Purchase / Transfer of land rights with title certificates belong to it. This is based on the fact that the Plaintiff can be categorized as a buyer in good faith. Based on the results of this study, it is hoped that it will become material for information and input for students, academics, practitioners, and all those in need in the Faculty of Law, Pancasakti University of Tegal. Keywords: Legal Strength, Underhand Deed, and Land Buying and Selling.

Item Type: Karya Ilmiah (Skripsi)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 25 Feb 2021 05:33
Last Modified: 25 Feb 2021 05:33
URI: http://repository.upstegal.ac.id/id/eprint/3345

Actions (login required)

View Item View Item