ANALISIS TEORI RATIO DECIDENDI DALAM PUTUSAN HAKIM BERUPA PIDANA KEBIRI KIMIA BAGI PELAKU PEMERKOSAAN TERHADAP ANAK

NURANI ANJAR KINANTHI, LEMBAH (2021) ANALISIS TEORI RATIO DECIDENDI DALAM PUTUSAN HAKIM BERUPA PIDANA KEBIRI KIMIA BAGI PELAKU PEMERKOSAAN TERHADAP ANAK. Skripsi thesis, Universitas Pancasakti Tegal.

[img] Text
LEMBAH NURANI ANJAR KINANTHI_5117500098_FAK. HUKUM - lembah raniak.pdf

Download (2MB)

Abstract

Lembah Nurani Anjar Kinanthi. ANALISIS TEORI RATIO DECIDENDI DALAM PUTUSAN HAKIM BERUPA PIDANA KEBIRI KIMIA BAGI PELAKU PEMERKOSAAN TERHADAP ANAK Skripsi. Program Strata 1, Fakultas Hukum, Universitas Pancasakti Tegal, 2021. Putusan Nomor 69/Pid.Sus/2019/PN.MJK memutuskan Muh. Aris dijatuhi pidana tambahan kebiri kimia sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 1 Tahun 2016. Apabila sanksi kebiri secara kimiawi tetap dilaksanakan tanpa adanya persetujuan yang diberikan secara bebas oleh pelaku pemerkosa anak, maka dianggap telah melanggar kewajiban yang tertera dalam dokumen ICCPR dan CAT. Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengkaji Teori Ratio Decidendi dalam putusan hakim berupa pidana kebiri kimia, (2) Untuk mengkaji pemberian pidana kebiri kimia telah sesuai atau tidak dengan peraturan hasil ratifikasi Indonesia terhadap ICCPR dan CAT. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library Research), pendekatan yang digunakan pendekatan normatif, teknik pengumpulan datanya melalui studi dokumen atau studi pustaka dan dianalisis dengan metode kualitatif dengan alur berpikir induktif. Hasil penelitian ini menunjukan Teori Ratio Decidendi dalam putusan hakim berupa pidana kebiri kimia dalam putusan Nomor 69/Pid.Sus/2019/PN.Mjk mempunyai dua kategori, berupa yuridis dan non-yuridis dan Penjatuhan hukuman kebiri kimia dapat dikualifikasi sebagai penghukuman keji dan tidak manusiawi yang dengan demikian tidak sesuai dengan ICCPR dan CAT karena telah melanggar pasal 7 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2005 Tentang Pengesahan International Covenant On Civil And Political Rights (Kovenan Internasional Tentang Hak-Hak Sipil Dan Politik) dan Pasal 2 ayat (2) Convetion Againts Torture and Others Cruel, Inhuman or Degrading Punsihment (CAT) sebagaimana telah diratifikasi menjadi Undang-undang Nomor 5 Tahun 1998. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan akan menjadi bahan informasi dan masukan bagi mahasiswa, akademisi, praktisi, dan semua pihak yang membutuhkan dilingkungan Fakultas Hukum Universitas Pancasakti Tegal. Kata Kunci: Ratio Decidendi, Kebiri Kimia, Pemerkosa Anak.

Item Type: Karya Ilmiah (Skripsi)
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Adyatiek Retno Arum
Date Deposited: 19 Aug 2021 06:53
Last Modified: 19 Aug 2021 06:53
URI: http://repository.upstegal.ac.id/id/eprint/3733

Actions (login required)

View Item View Item