ACHIEVEMENT MOTIVATION COUNSELING UNTUK MENINGKATKAN KINERJA DIFABEL DALAM USAHA TATA RIAS SALON DI KABUPATEN TEGAL

Hak Cipta (2019) ACHIEVEMENT MOTIVATION COUNSELING UNTUK MENINGKATKAN KINERJA DIFABEL DALAM USAHA TATA RIAS SALON DI KABUPATEN TEGAL. EC00201977881.

[img] Text
HKI-AMC.pdf

Download (1MB)

Abstract

Di Kabupaten Tegal terdapat data statistik jumlah difabel yang terdiri dari laki-laki dan perempuan. Jumlah yang ada di Kabupaten Tegal tergolong banyak yaitu total 4.351 difebel. Padahal dalam kriteria difabel juga ada eks penyandang kusta, tetapi data yang diperoleh tidak menunjukkan adanya difabel eks penyandang kusta. Banyak kegagalan individu dalam menjalani pekerjaan karena belum optimal dalam mengolah emosinya. Perlu ada dorongan bagi individu untuk meningkatkan kecerdasan emosional yang dimiliki dalam menghadapi situasi dalam pekerjaannya. Mitra pada pengabdian masyarakat ini adalah anggota Difabel Slawi Mandiri (DSM) Kabupaten Tegal. Sangat penting dorongan motivasi baik dari internal maupun eksternal bagi difabel dalam menjalani pekerjaannya dan menjalani kehidupannya. Faktor yang membuat anggota DSM Kabupaten Tegal mengalami stres kerja antara lain (1) tidak semua anggota DSM Kabupaten Tegal dapat menyesuaikan diri dengan pekerjaan yang diamanatkan, (2) kemampuan anggota DSM Kabupaten Tegal berbeda-beda sama seperti pada orang pada umumnya yang memiliki kelebihan dan kekurangan, (3) dorongan untuk berprestasi menunjukkan yang terbaik dalam perkerjaan rendah dan (4) daya dukung lingkungan bagi anggota DSM Kabupaten Tegal tidak resposnsif, sehingga apa yang telah diperolehnya kurang dapat berkembang di masyarakat. Dari beberapa hal tersebut yang menjadikan perlu adanya Achievement Motivation Counseling (AMC) sejalan dengan yang dilakukan konselor untuk mengembangkan diri konseli. Pengembangan diri anggota DSM dengan meningkatkan kinerja untuk dapat perprestasi dalam kerja. Difabel yang masuk dalam keanggotaan DSM Kabupaten Tegal telah mendapat pelatihan keterampilan yang diadakan setiap tahunnya. Berbagai pelatihan tersebut salah satunya adalah pelatihan tata busana. Difabel yang telah mendapatkan pelatihan tata busana telah dapat membuat pakaian yang digunakan dalam keseharian. Potensi tersebut merupakan aset yang luar biasa bila dikembangkan berkolaborasi dengan tata rias yaitu tata busana pengantin. Difabel akan memperoleh pengalaman dalam membuat busana pengantin yang jarang bagi para penjahit untuk dapat membuatnya. Dengan adanya dasar keterampilan tata busana dari kegiatan menjahit yang telah diperoleh difabel, maka selanjutnya akan dikembangkan dengan pembekalan desain baju pengantin. Pada PKM ini berfokus pada tata rias salon maka pasti akan bersinggungan dengan tata busana pengantin. Hal ini merupakan kesatuan yang akan diperoleh difabel dalam keterampilan tata rias salon. Difabel yang telah mengikuti pelatihan menjahit dapat pula berpartisipasi dalam PKM ini.

Item Type: Patent
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Bimbingan Konseling
Depositing User: dias mumpuni
Date Deposited: 16 Jan 2020 01:50
Last Modified: 16 Jan 2020 01:50
URI: http://repository.upstegal.ac.id/id/eprint/403

Actions (login required)

View Item View Item