BAHASA SURAT DINAS

Burhan Eko, Purwanto (2010) BAHASA SURAT DINAS. In: Pelatihan Administrasi Perkantoran bagi Pegawai/Staf Administrasi Universitas Pancasakti Tegal, 15 Juli 2010, Universitas Pancasakti Tegal. (Unpublished)

[img] Text
pdfjoiner (9).pdf

Download (663kB)

Abstract

Pendahuluan Tidak ada seorang pun di antara kita yang tidak mengenal surat. Dalam banyak hal, surat telah menjadi alat komunikasi tertulis yang sangat penting sejak dulu sampai saat ini. Sebagai sarana penyampai pesan, surat memiliki peranan penting tidak hanya bagi perseorangan, tetapi juga bagi organisasi pemerintah, swasta, bisnis, atau kemasyarakatan. Namun, harus kita akui maraknya persuratan kurang diimbangi dengan pengetahuan yang memadai tentang cara membuat surat yang baik dan benar. Bukan persoalan rumit kalau surat yang dibuat itu bersifat pribadi atau informal. Kerumitan itu baru terasa ketika kita harus menulis surat resmi atau dinas. Kita dibingungkan dengan format yang harus dipakai, bagian-bagian surat yang harus ada, serta kepantasan dan ketepatan bahasa yang digunakan. Bagi kita sendiri, baik dalam kedudukan sebagai pribadi, pegawai, ataupun staf administrasi, wawasan dan keterampilan persuratan merupakan salah satu hal penting yang harus dikuasai. Sebagai pegawai atau staf administrasi, kita memerlukan media surat untuk berhubungan dengan lingkungan kedinasan kita. Kondisi ini kadang-kadang mengganggu karena kita sendiri sebenarnya masih kebingungan mengenai persuratan yang dianggap lazim dan benar. Seorang staf atau pegawai yang ingin membuat surat dinas dengan baik harus mengetahui berbagai hal kebahasaan, di samping harus mengetahui hal lain, misalnya tentang seluk-beluk persuratan dan peraturan yang lain. Hal kebahasaan yang perlu diketahui tentu saja bukan teori bahasa yang muluk-muluk, tetapi lebih diutamakan yang bersifat praktis, misalnya tentang ejaan, pilihan kata, struktur kalimat, dan cara membuat alinea yang baik. Namun, kita sadari bahwa tidak setiap karyawan atau pegawai pada umumnya berkesempatan mempelajari bahasa Indonesia dengan baik. Oleh karena itu, dapat dipahami jika dalam berbagai surat dinas masih banyak ditemukan berbagai kesalahan kebahasaan, misalnya tentang ejaan, pilihan kata (diksi), kalimat, dan penyusunan alinea. Kita sebagai pemilik dan pemakai bahasa Indonesia wajib mempelajarinya hingga mampu menggunakannya dengan baik dan benar.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: Dr Burhan Eko Purwanto
Date Deposited: 24 Jan 2020 07:38
Last Modified: 24 Jan 2020 07:38
URI: http://repository.upstegal.ac.id/id/eprint/463

Actions (login required)

View Item View Item