PERBANDINGAN PENJATUHAN PIDANA TERHADAP ANAK PENGGUNA NARKOTIKA DI INDONESIA DAN THAILAND

Tifanny Vika, Noviadhealiyani (2020) PERBANDINGAN PENJATUHAN PIDANA TERHADAP ANAK PENGGUNA NARKOTIKA DI INDONESIA DAN THAILAND. Skripsi thesis, Universitas Pancasakti Tegal.

[img] Text
skripsi pdf.pdf

Download (3MB)

Abstract

Abstrak Pengguna narkotika paling banyak di dunia merupakan anak-anak. Sebagai dasar pemidanaan Indonesia mengaturnya di Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Undang-Undang Republik Indonesia No. 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Thailand mengaturnya di Narcotic Act B.E 2522 dan Juvenile Court B.E 2494. Penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan penjatuhan pidana terhadap anak pengguna narkotika di Indonesia dan Thailand. (2) mengkaji perbedaan dan persamaan penjatuhan pidana terhadap anak pengguna narkotika di Indonesia dan di Thailand. Jenis penelitian ini adalah kepustakan, pendekatan yang digunakan normatif, teknik pengumpulan datanya melalui studi pustaka dan di analisis dengan metode kualitatif. Hasil Penelitian ini menunjukan Indonesia dan Thailand hanya menjatuhkan pidana rehabilitasi baik secara non-institusional atau perlakuan kelembagaan terhadap anak demi menjaga hak yang dimiliki oleh anak. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan akan menjadi bahan informasi dan masukan bagi mahasiswa, akademisi, praktisi dan semua pihak yang membutuhkan di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Pancasakti Tegal. Kata Kunci : Narkotika, Undang-Undang, Anak. Abstract Narcotics is an extension of Narcotics, Psychotropics and Addictive Substances. The biggest users are children. As a basis for Indonesian penalties set in the Law of the Republic of Indonesia No. 35 of 2009 concerning Narcotics and Law of the Republic of Indonesia No. 11 of 2012 concerning the Children's Criminal Justice System. Then, Thailand regulates in Narcotic Act B.E 2522 and Juvenile Court B.E 2494. This research aims: (1) to describe the imposition of criminal penalties against narcotics users who are underage in Indonesia and Thailand. (2) to examine the differences and similarities in imposing criminal sentences on minors as narcotics users in Indonesia and in Thailand. This type of research is library, normative approach, data collection techniques through literature study and analyzed with qualitative methods. The results indicate that Indonesia and Thailand only imposed rehabilitation penalties on a non-institutional basis or institutional treatment of children in order to protect the rights possessed by children. Keywords: Narcotics,Law,Childern.

Item Type: Karya Ilmiah (Skripsi)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Tifanny Vika Noviadhealiyani
Date Deposited: 11 Feb 2020 00:03
Last Modified: 11 Feb 2020 00:03
URI: http://repository.upstegal.ac.id/id/eprint/700

Actions (login required)

View Item View Item