PEMANFAATAN LIMBAH KULIT SINGKONG MENJADI BAHAN BAKAR ALTERNATIF BIOETHANOL DENGAN PUPUK NPK DAN RAGI TAPE MELALUI METODE EKSPERIMEN DESAIN FAKTORIAL 2³

Kurnendy, Ricko (2020) PEMANFAATAN LIMBAH KULIT SINGKONG MENJADI BAHAN BAKAR ALTERNATIF BIOETHANOL DENGAN PUPUK NPK DAN RAGI TAPE MELALUI METODE EKSPERIMEN DESAIN FAKTORIAL 2³. Skripsi thesis, Universitas Pancasakti Tegal.

[img] Text
SKRIPSI RICKO KURNENDY FULL LAMPIIRAN.pdf

Download (4MB)

Abstract

Ricko Kurnendy, (2019), “Pemanfaatan Limbah Kulit Singkong Menjadi Bahan Bakar Alternatif Bioethanol Dengan Pupuk NPK Dan Ragi Tape Melalui Metode Eksperimen Desain Faktorial 2³”, Laporan Proyek Akhir Jenjang Strata Satu Teknik Industri Fakultas Teknikl Universitas Pancasakti Tegal. Dewasa ini masalah ke terbatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) di dunia terjadi karena bahan baku yang berasal dari fosil sudah mulai habis dan semakin berkurangnya sumber bahan bakar minyak di Indonesia sedangkan laju penggunaannya semakin meningkat mengakibatkan pemerintah harus memangkas subsidi BBM. Salah satu energi alternatif yang terbarukan dan menjanjikan adalah bioethanol. Bioethanol sangat berpotensi dikembangkan di Indonesia karena didukung oleh potensi lahan yang luas, sumber daya manusia (petani), keanekaragaman hayati, dan sumberdaya alam yang melimpah. Tentunya dalam hal ini bioetanol diharapkan dapat digunakan dalam jangka panjang sebagai pengganti bahan bakar yang marak digunakan saat ini yaitu minyak. Penelitian percobaan disusun dalam bentuk faktorial 2³ adalah dari hasil pembuatan bioetanol dari limbah kulit singkong ada 2 faktor yang memiliki pengaruh terhadap kadar alkohol, yaitu jenis substrat dan lama fermentasi. pada eksperimen bahwa bioetanol mengetahui jenis substrat tertentu dapat pula memaksimalkan kadar alkohol dikendalikan dalam 3 level. Hasil penelitian proses uji keseragaman rata-rata jenis substrat dan kadar alkohol, tiap jenis substrat terhadap lama fermentasi sehingga interaksi faktor yang mempengaruhi kadar alkohol atau bioethanol dengan kualitas terbaik adalah jenis substrat kulit singkong putih dengan lama fermentasi 192 jam dan nilai Mean 56,775. Kata kunci : Jenis substrat, lama fermentasi, faktorial 2³, kadar alcohol.

Item Type: Karya Ilmiah (Skripsi)
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Depositing User: Ricko Kurnendy
Date Deposited: 12 Feb 2020 08:14
Last Modified: 12 Feb 2020 08:14
URI: http://repository.upstegal.ac.id/id/eprint/810

Actions (login required)

View Item View Item